Wasilah atau sarana

    Author: Ittihad Tihad Genre: »
    Rating


    Sarana adalah suatu alata untuk memenuhi kebutuhan kita demi tercapai hajat kita. Kita pun diciptakan melaui sarana adanya kedua orang tua kita, bukan hanya itu saat ini telah berkembang tekhnologi tekhnologi canggih untuk memenuhi kebutuhan manusia, yang itu semua diciptakan tidak lain untuk menjadi sarana kebutuhan manusia, seperti Hp, Internet, Kendaraan bermotor, Mobil dan masih banyak lagi.
    Dengan adanya sarana itu kita semakin mudah cepat simple sekaligus murah untuk memenuhi kebutuhan kita, dengan adanya HP kita tidak perlu capek capek untuk keluar rumah bila ingin mengetahui kabar keluarga ynan jauh disana cukup dengan pencet tombol keypad lang bisa mengetahui kabar dengan tariff sangat terjnagkau,dengan adanya internet kita tidak usah jauh jauh ke luar negeri bila kita ingin bersua langsung dengan saudara kita sudah ada fasilitas chatting yang bisa menmapilkan gambar dan suara dan itupun sangat murah harganya, sebenarnya sudah tidak dipungkiri lagi akan aanya sarana yang biasa dalam bahasa arab disebut wasilah itu sebagai alat untuk memeprcepat terkabulnya hajat kita.
    Bukan hanya dalam alat alat saja dalam ibadahpun kita selalu emnggunakan wasilah (saraana) untuk menuju Alloh, seperti dalam sholat , kita disuruh untuk menghadap qiblat (ka’bah) sebagai sarana untuk menghadap Alloh ta’ala, begitu juga Nabi Agung Muhammad Shollallohu alaihi wasallam dalam menerima wahyu Alloh beliau diberi fasilitas wasilaha (sarana) melalui malikat jibril yang berugas menyampaikan wahyu Alloh, Selain itu bvarang siapa yang ingin mendapatkan ridlo alloh maka ia harus berbakti kepada kedua orang tua ,sebab ridlo alloh ada pada ridlo orang tua kita sedangkan kmarah Alloh ada pada kemarahn orng tua ini juga menunjukan wasilah (sarana) bagi orang yang menginginkan keridloan alloh, masih terkait dengan kedua orang tua dengan adanya sarana kedua orang tua kita bisa mendapatkan syurga sebab syurga berada ditelapak kaki salah satu kedua orang tua kita yaitu Ibu.
    Begitu juga kita dalam berdo’a kepada Alloh hendaknya kita senantiasa ber tawasul (menggunakan sarana) orang orang sholeh agar dao’a kita cepat terkabul, sebab oprang orang sholeh adalah orang yang dekat dengan alloh. Selain itu gunakan juga tempat tempat suci untuk kita jadikan sarana agar do’a kita cepat terkabul seperti saat kita berada di masjidil harom, maqom ibrohim, rukun yamani, lalu di masjid nabawi, di roudloh, dan Maqom Nabi shollallohu alaihi wasallam.
    Dengan adanya wasilah wali songo dalam berdakwah, kita pun akhirnya bisa menemukan islam sampai saat sekarang ini,sehingga kita bisa menikmati akan kesejukan islam dalam hati kita dan bisa mentauladani bagaiman para waliyulloh itu berdakwah, serta hendaknya dalam diri setiap muslim terdapat keinginan kuat untuk terus melanjutkan dakwah yang telah diemabn oelh para nabi sahabat tabiin serta ulama ulama hingga wali songo.
    Dengan adanya wasilah (saran) guru kita bisa jadi tahu dan faham akan ilmu ilmu yang mungkin kita tidak mengetahuinya, dengan adanya guru kita bisa lebih terarah dalam belajar dan memahami hal hal yang memerlukan penafsiran.
    Dari sinilah kita hendaknya tidak menafikan akan adanya wasilah sebab dengan adanya wasilah segala sesuatu yang sulit akan mudah, yang jauh jadi dekat, yang tidak jelas jadi terang benerang, sedangkan kita hidup mau tidak mau harus menggunakan sarana, sebab hidup kita sendiripun adalah srana serta apa apa yang ada ditubuh kita juga sarana.
    Janganlah kita mudah untuk mengklaim sesuatu itu syirik, bid’ah atau bahkan mungkin sampai pada tingkat pengkafiran, janganlah kita merasa bahwa dirikita paling benar, paling suci, sehingga memandang orang lain dengan pandangan sesat atau merendahkan. Sebab amal kita yang kita kumpulkan bertahun bisa jadi kan lenyap dan hangus saat ada dihati kita penyakit hati semacam ini.
    Bagaiman juga pendapat anda???
    Mohon shernya, untuk bertukar ilmu dan pengalaman.
    Wallohu a’lam

    Leave a Reply

    Shoutul Haromain FM

    follow me

    VISITOR

    free counters