Siagalah dan waspadalah

    Author: Ittihad Tihad Genre: »
    Rating


    Kala kita mendapatkan kabar akan ada sebuah tinjauan dari atasan kita untuk pengecekan kinerja kita entah itu di kantor kita, Sekolahan kita, atau instansi insatnsi lain , dimana tinjauan tidak dikasih tau kapan tanggal dan waktunya, namun itu pasti akan dilakukan. Kira kira dari sini apa yang akan kita lakukan ? Tentunya setiap hari kita pasti merapikan segala sesuatu mulai dari hal yang kecil sampai hal yang paling besar, mengapa demikian? karen dihawatirkan ada kabar peninjauan secara mendadak dan kita belum siap untuk ditinjau.
    Seperti halnya Kematian adalah sebuah hal yang pasti, meski waktunya tiada yang tau namun sesuatu yang pasti adalah dekat, siapapun itu pasti akan merasakannya. Kalo ada sesuatu yang pasti datang meski tidak dikathui masanya hendaknya seseorang itu harus siap siaga dalam setiap detik, menit jam, maupun harinya.
    Begitu juga kita dalam mensikapi sebuah ajal kematian dimana kita harus mempersiapkan segala sesuatu dalam keseharian kita agar nantinya kalo saat kematian itu tiba kita sudah siap dan tidak ada lagi hal yang disesali.
    Kematian bagi seorang yang sholeh adalah sebuah anugrah dan istirahat panjang yang menyenangkan adapun bagi orang orang yang masih berlumuran dosa adalah sebiah kegelisahan yang berujung siksaan, sebab segala sesuatu yan telah kita lakukan saat kita hidup akan diperlihatkan saat kita telah berpindah ke alam barzakh.
    Oleh sebab itu ada istilah bahwa orang baik dialam kuburnya bagaikan tidurnya pengantin diamana yang ia lihat dan ia rasakan adalah sebiah kebaikan serta tontonan amal dikala masih hisup adalah sebuaha tontonan yang menyenangkan dan menghibur. Namun jika seseorang di dalam kubur yang terlihat ada;lah tayangan tayangan amalnya yang yang ia rasakan adalah sebuah penyesalan diri yang menyiksa dan rasa susah, sebab ia melihat banyak kesalahan seksalah yang telah ia lakukan.
    Contoh kecil, suatu saat kita mungkin secara tidak sengaja sedang malakukan sebauah aktifitas dimana aktifitas kikita saat itu direkam tanpa kita sadari dan disitu kita kebetulan sedang melakukan sebuah kebaikan, saat ada seseorang yang memeberitahukan akan tayangan itu kepada kita dan kita menontonnya sementara apa yang kita lihat itu adalah sebuah amal kebaikan kita kita pasti akan merasa senang dan mungkin ia akan berulang kali memutarnya, Namun apabila yang direkam adalah ssuatu aktifitas yang buruk tentunya saat kita disodori hasil dari rekamannya dan kita melihatnya yang kita rasakan adalah rasa malu , marah, sesal dll dan itu mungkin ia hanya cukup satu kali untuk melihatnya dan ia tidak ingin mengulang kembali untuk memutarnya.
    Oleh sebab itu siagalah kalian dari sebuah kematian jangan samapai lengah dan lupa atas perilaku kita cukuplah kematian dijadikan sebagai nasihat kehidupan kita. Wallohu A’lam

    Leave a Reply

    Shoutul Haromain FM

    follow me

    VISITOR

    free counters