Antara Ilmu dan Nurul Ilmi

    Author: Ittihad Tihad Genre: »
    Rating


    Dimana mana saat ini para lulusan sekolah berebut untuk mencari sekolaha atau universitas berkualitas dan bergengsi, apapun dan bagaimanapun cara akan di tempuh untuk mendapatkan semua itu, ada yang melakukan hal itu karena gengsi gede gedean, ada juga karena karir, dan ada juga karena disitu telah tersedia pekerjaan yang siap menanti dan bisa menjadi tumpuan di hari kemudian.
    Wah wah wah ternyata telah banyak dari saudara kita yang melupakan tujuan utama mencari ilmu, dimana Rosul kita telah menganjurkan bahwa mencari ilmu yang utama adalah untuk menghilangkan kebodohan dan semata mata karena alloh.Sebab kalo kita salah niat dalam mencari ilmu, tetunya apa yang kita dapatpun akan menjadi tidak maksimal, dan bisa jadi ilmu yang didapat malahan akan menghantarkan kita ke pintu neraka.Perlu di ketahui ilmu itu senantiasa menghantarkan manusia untuk melihat keatas, dan menghantarkan kepada kesombongan serta kecongkakan sebab itu ilmu itu bersifat panas, namun bila dalam mencari ilmu disertai dengan dzikir wirid, sholat malam dan tentunya arahan dari sang murobbi niscaya ilmu itu akan diimbangi dengan rasa tawadlu' dan rendah diri, sebab dzikir dan wirid bersifat mendinginkan hati sekaligus menenangkan.Dalam menuntut ilmu sebetulnya bukan hanya ilmu saja yang dicari namun ada lagi hal yang lebih utama dari pada ilmu tersebut yaitu nurul ilmi (cahaya ilmu).
    Tidak setiap orang bisa mendapatkan nurul ilmi, meskipun ia telah mendapat bermacam macam titel atau gelar namun blm tentu ia bisa mendpatkannya, mengapa demikian?sebab nurul ilmi tidak bisa didapat di universitas2 bergengsi, sekolahan mewah, atau dari guru guru profesional, namun nurul ilmi hanya bisa diapat oleh orang orang yang dalam menunut ilmu senantiasa menyertakan alloh dan selalu menjaga kebersihan hati serta ia selalu mendapatkan bimbingan dari sang murobbi (pengajar yang selalu mendidik anak didiknua selain teori ia langsung mempraktikannya dalam kehidupan sehari) dan tentunya sang murobbi ini adalah sosok yang dekat dengan alloh ta'ala dan ia senantiasa memantao suluk (tingkah laku kita).
    Kalo sudah seperti itu barulah ilmu disebut cahaya, dimana cahaya itu akan terus menerus menerangi hati dan hidup kita, sehingga dalam menapaki langkah kehidupan akan terarah dan dipenuhi dengan cahaya rahmat, Disinilah letak perbedaan antara ilmu dan nurul ilmi.
    Selain itu Sang murobbi dalam mendidik anak didiknya tidak pernah mengajak untuk merasa paling benar, namun ia dalam mengajar senantiasa meberikan penjelasan dan pengertian atas terhadap hal hal yang bershifat kontroversi, ini dilakukan dalam rangka agar si anak didik dalam mensikapi sesuatu itu bisa lebih waspada dan bijak serta tujuan lainnya adalah agar sang anak didik bisa memperluas pengetahuan.
    Inilah gambaran dari pada pentingnya ilmu serta nurul ilmi. wallohu a'lam

    Leave a Reply

    Shoutul Haromain FM

    follow me

    VISITOR

    free counters