Marilah Sesaat Beriman kepada Tuhan Kita

    Author: Ittihad Tihad Genre: »
    Rating

     

    Alloh ta’ala berfirman:
    “Demi jiwa serta penyempurnaannya. Maka Alloh mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaannya.Sungguh beruntung orang yang mensucikannya. Dan sungguh merugi orang yang mengotorinya”QS As Syams:7-10.
    Sesungguhnya seorang muslim yang terbina bertanggung jawab untuk menguatkan ruh, membersihkan jiwanya dan senantiasa mendorong (jiwa itu) kepada yang lebih tinggi serta menjaganya selalu (agar tidak) tersungkur kepada yang lebih rendah, khususnya pada masa ini (yang telah terjadi) apa yang pernah disabdakan Rosululloh shollallohu alaihi wasallam: [Akan datang kepada manusia suatu masa saat ada orang di antara mereka yang teguh memegang agamanya maka ia seperti menggenggam bara](HR Turmudzi no 2361),maksudnya seorang yang islamis (religius) pada hari ini tidak akan mampu teguh kepada agamanya karena dominasi para pendosa dan semarak kemaksiatan-kemaksiatan, serta tersebarnya kefasikan dan kelemahan iman. Atau tidak terbayang ia bisa menjaga agama dan menyalakan cahaya imannya kecuali dengan kesabaran yang besar. Sungguh dikatakan: Pelaku adalah potret masa, sementara pelakunya seperti yang anda saksikan dengan mata.
    Dan termasuk hal yang bisa membantu melaksanakan tanggung jawab Taqwiyah dan Tazkiyah adalah seperti berikut:
    1.      Aktif Menghadiri Majlis-majlis Iman

    Adalah Sayyidina Abdulloh bin Rowahah rodhiyallohu anhu setiap kali bertemu dengan seseorang dari para sahabat Rosululloh shollallohu alaihi wasallam maka ia mengatakan: “Marilah sesaat beriman kepada Tuhan kita!” hal tersebut (akhirnya) sampai kepada Nabi shollallohu alaihi wasallam sehingga beliau lalu bersabda: [Semoga Alloh senantiasa merahmati putera Rowahah, sungguh ia mencintai majlis-majlis yang dibanggakan oleh malaikat](HR Imam Ahmad 3/265).

    Adalah Sayyiduna Umar rodhiyallohu anhu, (di sela-sela) kesibukan melakukan aktivitas dan menjalankan tugas pemerintahan beliau selalu menyempatkan diri  dan mengajak satu atau dua orang: “Bangkitlah, marilah kita menjadikan iman kita bertambah!”, lalu mereka pun bersama berdzikir kepada Alloh azza wa jalla.
    Begitu pula halnya dengan Sayyiduna Muadz bin Jabal rodhiyallohu anhu, ia mengatakan kepada kawan-kawannya yang melintas: “Duduklah! Marilah sesaat beriman!” (Hayatus Shohabah 3/329)

    2.      Memilih Teman yang Sholeh dan Jamaah yang Sholehah

    Ini karena pertemanan memberikan pengaruh besar bagi seorang muslim untuk bisa Istiqomah dan berhias dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik serta akhlak-akhlak yang mulia. Sungguh telah dikatakan:
    a.      Jangan bertanya tentang seseorang, (tetapi) bertanyalah tentang temannya                       Karena setiap teman mengikuti temannya
    b.      Sebab bergaul dengan orang-orang mulia kamu dianggap bagian dari mereka             Maka sungguh jangan pernah anda  terlihat akrab dengan selain mereka
    c.       Imam Ahmad berkata kepada Imam Syafii rohimahumalloh:
    Anda mencintai orang-orang sholeh sementara anda bagian dari mereka                 Pecinta suatu kaum digabungkan bersama rombongan mereka
    Anda membenci orang yang memperdagangkan kemaksiatan                             Semoga Alloh menjaga anda dari komoditi perdagangan itu

    Alloh ta’ala berfirman: “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridho’annya. Dan janganlah kedua matamu berpaling dari meraka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas”QS al Kahfi:28.

    3.      Mengulang-ulang Do’a-do’a Ajaran Rosululloh Saw agar Terjaga dari Fitnah

    Di antaranya yang kita pilih sebagaimana berikut:

    1)      -      Ya Alloh, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka, saya memohon perlindunganMu dari siksa kubur, saya memohon perlindunganMu dari fitnah Dajjal, dan saya memohon perlindunganMu dari fitnah kehidupan dan kematian”  (HR Abu Dawud no 980 Kitab As Sholat Bab Maa Yuqoolu ba’dat Tasyahhud)
    -          “Wahai Dzat yang meneguhkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agamaMu!” (HR Abu Ya’la: lihat Subulul Huda war Rosyad juz 08 hal 152)
    Do’a ini dibaca setelah tahiyyat akhir
    2)      “Ya Alloh pertautkanlah di antara hati kami, damaikanlah  yang berseteru di antara kami, tunjukkanlah kami  kepada  jalan-jalan  keselamatan, selamatkanlah kami dari kegelapan menuju cahaya , dan jauhkanlah kami dari keburukan-keburukan; yang menampak dan yang terselubung”

    3)      -  Ya Allah, tambahkan ilmuku  luaskanlah rezekiku, berkahilah rezekiku,  jadikanlah aku seorang yang dicintai di hati hamba-hambaMu dan mulya di mata mereka. Jadikanlah diriku sebagai  orang yang memiliki  kedudukan (terdepan) di dunia dan di akhirat  serta termasuk orang-orang yang dekat denganMu,  wahai Dzat Yang banyak pemberianNya,  wahai Dzat Maha Baik PerlakuanNya, wahai Dzat Maha Langgeng tanpa sirna, wahai  Maha Pencipta tanpa contoh, maka  hanya bagiMu segala puji, hanya bagiMu segala anugerah  dan hanya bagiMu segala kemuliaan dalam segala keadaan” (HR Turmudzi. Lihat At Tadzkir al Musthofa Karya Imam Abu Bakar al At Thos Cet pertama Darul Hawi  1417 H)

    -           “Ya Alloh, berikanlah kepada kami dari rasa takut kepadaMu, bagian yang dengannya Engkau menghalangi  antara kami dan kemaksiatan kepadaMu. Dari ketaatan kepadaMu bagian yang dengannya Engkau membawa kami sampai di surgaMu. Dan dari  keyakinan, bagian yang dengannya Engkau meringankan atas kami musibah-musibah dunia. Dan biarkanlah kami menikmati pendengaran, penglihatan dan segala kekuatan kami selama Engkau Menghidupkan kami. Dan jadikanlah ia (menikmati pendengaran, penglihatan dan kekuatan) sebagai pewaris dari kami (dalam arti sampai datangnya ajal kematian)(HR Turmudzi no 3573. HR Hakim. Lihat Tuhfatudz Dzakirin hal 385)

    =والله يتولى الجميع برعايته=




    [[تَعَالَ نُؤْمِنُ بِرَبِّنَا سَاعَةً]]
    قَالَ اللهُ تَعَالَى : (وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا . فَأَلْهَمَهَا فُجُوْرَهَا وَتَقْوَاهَا . قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا . وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا)الشمس:7-10.
    إِنَّ الْمُسْلِمَ الْوَاعِيَ مَسْؤُوْلٌ عَنْ تَقْوِيَةِ رُوْحِهِ وَتَزْكِيَةِ نَفْسِهِ وَانْدِفَاعِهَا دَوْمًا إِلَى أَعْلَى وَحِمَايَتِهَا أَبَدًا مِنَ الْإِرْتِكَاسِ إِلَى أَدْنَى وَخَاصَّةً فِى هَذَا الزَّمَانِ الَّذِى قَالَ فِيْهِ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: [يَأْتِي عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ الصَّابِرُ فِيْهِمْ عَلَى دِيْنِهِ كَالْقَابِضِ عَلَى الْجَمْرِ]رواه الترمذى رقم:2361, بِمَعْنَى أَنَّ الْمُتَدَيِّنَ يَوْمَئِذٍ لاَ يَقْدِرُ عَلَى ثَبَاتِهِ عَلَى دِيْنِهِ لِغَلَبَةِ الْعُصَاةِ وَالْمَعَاصِى وَانْتِشَارِ الْفِسْقِ وَضُعْفِ الْإِيْمَانِ أَوْ لاَ يُتَصَوَّرُ حِفْظُ دِيْنِهِ وَنُوْرُ إِيْمَانِهِ إِلاَّ بِصَبْرٍ عَظِيْمٍ وَقَدْ قِيْلَ: زَمَانٌ كَأَهْلِهِ وَأَهْلُهُ كَمَا تَرَى .
    وَمِمَّا يُعِيْنُ عَلَى مَسْؤُوْلِيَّةِ التَّقْوِيَةِ وَالتَّزْكِيَةِ مَا يَلِي:
    1.             لُزُوْمُ حُضُوْرِ مَجَالِسِ اْلإِيْمَانِ.
    كَانَ سَيِّدُنَا عَبْدُ اللهِ بْنِ رَوَاحَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ إِذَا لَقِيَ الرَّجُلَ مِنْ أَصْحَاب ِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: "تَعَالَ نُؤْمِنُ بِرَبِّنَا سَاعَةً" ويَبْلُغُ ذَلِكَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَقُوْلُ: [يَرْحَمُ اللهُ ابْنَ رَوَاحَةَ إِنَّهُ يُحِبُّ الْمَجَالِسَ الَّتِى تَتَبَاهَى بِهَا الْمَلاَئِكَةُ] (رواه الإمام أحمد 3/265) .
    وَكَانَ سَيِّدُنَا عُمَرُ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ يَنْتَزِعُ نَفْسَهُ مِنْ شَوَاغِلِ الْخِلاَفَةِ وَأَعْبَاءِ الْحُكْمِ وَيَأْخُذُ بِيَدِ الرَّجُلِ وَالرَّجُلَيْنِ فَيَقُوْلُ: قُمْ بِنَا نَزْدَادُ إِيْمَانًا فَيَذْكُرُوْنَ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ . وَكَذلِكَ كَانَ سَيِّدُنَا مُعَاذٌ بْنُ جَبَلٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ يَقُوْلُ لِأَصْحَابِهِ وَهُمْ يَمْشُوْنَ: اجْلِسُوْا بِنَا نُؤْمِنُ سَاعَةً. (حياة الصحابة 3/329).
    2.             اِخْتِيَارُ الرَّفِيْقِ الصَّالِحِ أَوِ الْجَمَاعَةِ الصَّالِحَةِ.
    فِيْهِ أَثَرٌ كَبِيْرٌ فِى اسْتِقَامَةِ الْمُسْلِمِ وَتَحَلِّيْهِ بِالْعَادَاتِ الْحَسَنَةِ وَالشَّمَائِلِ الرَّفِيْعَةِ ,وَقَدْ قِيْلَ:
    أ‌-               عَنِ الْمَرْءِ لاَ تَسْأَلْ وَسَلْ عَنْ قَرِيْنِهِ # فَكُلُّ قَرِيْنٍ بِالْمُقَارِنِ يَقْتَدِى
    ب‌-         بِعُشْرَتِكَ الْكِرَامَ تُعَدُّ مِنْهُمُوْ # فَلاَ تُرَيَنْ لِغَيْرِهِمْ أَلُوْفًا
    ت‌-         قَالَ الْإِمَامُ أَحْمَدُ لِلْإِمَامِ الشَّافِعِى رَحِمَهُمَا اللهُ:
    تُحِبُّ الصَّالِحِيْنَ وَأَنْتَ مِنْهُمْ # مُحِبُّ الْقَوْمِ يُلْحَقُ بِالْجَمَاعَةْ
    وَتَكْرَهُ مَنْ بِضَاعَتُهُ الْمَعَاصِى# حمَاكَ اللهُ مِنْ تِلْكَ الْبِضَاعَةْ
    وَقَالَ الْحَبِيْبُ أَحْمَدُ بْنُ حَسَنٍ الْعَطَّاسُ رَحِمَهُ اللهُ:
    الْحَلاَلُ قَبْلَ الْمَالِ وَالْجَارُ قَبْلَ الدَّارِ وَالرَّفِيْقُ قَبْلَ الطَّرِيْقِ
    قَالَ اللهُ تَعَالَى: [وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيْدُوْنَ وَجْهَهُ, وَلاَ تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيْدُ زِيْنَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَلاَ تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا] الكهف:28.
    3.             تَرْدِيْدُ الْأَدْعِيَةِ الْمَـأْثُوْرَةِ لِحِفْظِهِ مِنَ الْفِتَنِ
    وَمِنْ ذَلِكَ مَا نَخْتَارُهُ كَالتَّالِى:
    1)"أللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدَّجَّالِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ"(رواه أبو داود رقم 980 فى كتاب الصلاة باب ما يقال بعد التشهد)
    "يَا مُثَبِّتَ الْقُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ" (رواه أبو يعلى/ انظر: سبل الهدى والرشاد جزء 08 ص 152)
    يُقْرَأُ هَذَا الدُّعَاءُ بَعْدَ التَّشَهُّدِ الْأَخِيْرِ
    2)"أَللَّهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِنَا وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا وَاهْدِنَا سُبُلَ السَّلاَمِ وَنَجِّنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ وَجَنِّبْنَا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ"
    3)"رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَوَسِّعْ لِي فِي رِزْقِي، وَبَارِكْ لِي فِيْمَا رَزَقْتَـنِي، وَاجْعَلْنِي مَحْبُوْبًا فِي قُلُوْبِ عِبَادِكَ، وَعَزِيْزًا فِي عُيُـوْنِهِمْ، وَاجْعَلْنِى وَجِيْـهًا فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ، يَا كَثِيْرَ النَّوَالِ، يَا حَسَنَ الْفِعَالِ، يَاقَائِمًا بِلاَ زَوَالٍ، يَا مُبْدِأً بِلاَ مِثَالٍ، فَلَكَ الْحَمْدُ، وَلَكَ الْمِنَّةُ، وَلَكَ الشَّرَفُ عَلَى كُلِّ حَالٍ" (رواه الترمذى/انظر: التذكير المصطفى: ص54 للإمام أبو بكر العطاس . دار الحاوى الطبعة الأولى1417 هـ)
    "اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَاتَحُوْلُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيْكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَاتُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَ الْيَقِيْنِ مَاتُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا وَمَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَاأَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا" (رواه الترمذى فى الدعوات رقم  3573 والحاكم فى المستدرك. انظر: تحفة الذاكرين ص 385)
    =والله يتولى الجميع برعايته=
     

    Leave a Reply

    Shoutul Haromain FM

    follow me

    VISITOR

    free counters