Tradisi kirim doa malam jumat

    Author: Ittihad Tihad Genre: »
    Rating


    Tahun 90 an sampai awal 2000 an masih sangat terasa ketika malam jumat tiba masyarakat menyempatkan diri untuk berbondong mendatangi
    masjid suro dan langgar terdekat.
    Adalah jumat moment tepat untuk mengirim doa kepada sanak kerabat yang telah wafat.
    Mereka senantiasa menyempatkan diri satu hari khusus, dimana dalam keseharian mereka tersibukan dengan kegiatan harian sampai sampai sangat sempit kesempatan untuk pergi ketempat ibadah.
    Bisa dijadikan pertanda jika adzan berkumandang dan masyarakat ramai dimasjid dipastikan itu malam jumat, namun itu dulu.
    Lain dulu lain sekarang, hampir tak ada beda antara malam jumat dengan malam malam lainnya masjid surao dan langgar tetap lengang, seperti seperti tak ada orang, hanya segelintir saja yang mau bertandang untuk berdoa bersama membaca tahlil dimalam jumat.
    Entah karena takut atau sibuk... Ya tak taulah...
    Kalao kita ingin menilik perkataan orang dulu " ayo kirim dungo iki malem jumat arwahe simbah podo teko" dalam hadits riwayal al hakim nabi shollallohu alaihi wasallam bersabda: Amal amal dilaPorkan kepda alloh senin dan kamis . Dan (juga) ditampakkan kepada para bapak ibu pada hari jumat sehingga mereka (bapak ibu) merasa senang dengan kebaikan kebaikan mereka (anak anaknya yang masih hidup) dan bertambah putih dan bersinar wajah wajah mereka ; maka bertakwalah kalian kepada alloh , wahai para hamba alloh. Jangan sakiti orang orang mati kalian dengan amal perbuatan kalian.
    Bahagiakan kakek nenek bapak ibu dan saudara saudara kita yang telah wafat dengab bertahlil kirim doa dimalam jumat.
    Wallohu alam

    Leave a Reply

    Shoutul Haromain FM

    follow me

    VISITOR

    free counters