Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
ﻻ ﺗﺮﺟﻌﻮﺍ ﺑﻌﺪﻱ ﻛﻔﺎﺭﺍ ﻳﻀﺮﺏ ﺑﻌﻀﻜﻢ ﺭﻗﺎﺏ ﺑﻌﺾ
" Janganlah kalian kembali kafir setelah wafatku; saling memenggal leher satu dengan yang lainnya ".
Fenomena saling memenggal sesama muslim, belakangan ini mungkin menjadi gambaran nyata dari kebenaran sabda Nabi di atas. Kaum wahabi saat kemunculannya juga diwarnai pemenggalan dan pembantaian kaum muslimin Makkah, Madinah dan berbagai kota lainnya di Jazirah Arab. Dan pada masa ini, ISIS ; Daulah Islamiyyah Iraq wa Syam atau lebih dikenal dengan sebutan singkatannya DA'ISY (ﺩﺍﻋﺶ)
Tidak jauh berbeda dengan sejarah awal kemucnulan wahabi di dunia ini, akidah dan tauhid mereka pun satu produk, bedanya dahulu belum berkembang alat-alat tekhnologi canggih sehingga tidak ada fasilitas untuk mempulish rasa PD dan bangga diri mereka dengan perbuatan nista dan hina tersebut, Beruntungnya, para
ulama wahabi yang menyaksikan sejarah berdarah itu memaparkannya pula dengan bangga dalam kitab-kitab karya mereka sendiri.. Berbeda dengan ISIS, muncul di
zaman super tekhologi canggih, sehingga dengan mudah dunia menyaksikan kekejaman mereka yg dahulu pernah dilakukan kaum wahabi dalam waktu sekejap.
Nabi shallallahu 'alaihi wa salam bersabda :
ﺳﺒﺎﺏ ﺍﻟﻤﺴﻠﻢ ﻓﺴﻮﻕ ﻭﻗﺘﺎﻟﻪ ﻛﻔﺮ
" Mencaci seorang muslim itu dinilai perbuatan fasiq dan membunuhnya dinilai kufur ".