JASAD NABI MUHAMMAD PERNAH AKAN DICURI

    Author: Ittihad Tihad Genre: »
    Rating



    Pada zaman  kerajaan saljukiyah,tepatnya pada tahun 577 H, tersebutlah seorang raja yang bernama MAHMUD NURUDDIN ZANKI, seorang raja yang adil, salah seorang auliya', yang dipuji puji oleh imam IBNUL ATSIR sohib "TARIKH", dengan amirul mukminin setelah KHOLIFAH UMAR BIN ABDUL AZIZ, beliau pada suatu malam usai melaksanakan shalat tahajjud, bermimpi didatangi oleh RASULULLAH, disitu terlihat RASULULLAH dibawa oleh dua orang maghrib , RASULULLAH bersabda : " YA MAHMUD, SELAMATKA AKU DARI DUA ORANG INI ".
    Lalu raja terbangun, kemudian shalat lagi, tiba tiba dia terjaga lagi dengan mimpi tersebut, dan hal ini berulang ulang sampai tiga kali. Saat itu langsung beliau memanggil salah satu dari delapan mentrinya yang terpercaya, JAMALUDDIN ALMAUSILI, lalu menceritakan isi mimipi tersebut,dan langsung memerintahkannya untuk berangkat sekarang juga ke MADINAH MUNAWWARAH, dan agar jangan menceritakan mimpi ini pada siapapun.
    Sang raja berangkat bersama 20 tentara khususnya dengan membawa uang yang banyak sekali, menurut imam MAJDUDDIN, sang raja membawa 1000 tentara.
    Setelah menempuh perjalanan selama 20 hari barulah sang raja sampai dkota iMADINAH, sebelumnya dia menyempatkan mandi terlebih dahulu takdhiman pada RASULULLAHl, lalu memasuki kota nabi tersebut pada saat penduduk sedang dalam kesibukannya.
    Sang raja langsung memasuki masjid dan shalat tahiyyah, dan duduk sambil berfikir keras apa yang akan dilakukannya.
    Sang mentri bertanya : " Wahai paduka, apakah engkau  bisa mengingat dua orang  tersebut ".
    " Ya, aku masih ingat ".
    Sang mentri lantas memanggil orang orang untuk bersegera mendatangi masjid, dan berkata : " Paduka raja telah sampai dimasjid dengan membawa uang banyak, maka kalian diharap mendatanginya satu persatu unhtuk menerima pemberiannya ".
    Maka sang raja memberikan sodaqohnya satu persatu seraya meneliti  satu persatu dari wajah wajah mereka, namun sayangnya sejauh itu tak seorangpun yang terlihat dari sifat sifat yang ada pada mimpi semalam.
    Sang raja bertamnya : " Apakah masih ada dari orang orang yang belum mendapat bagian ? ".
    Mereka menjawab : "Sudah semua wahai pauka ".
    " Cobalah kalian pikir pikir, pasti masih ada yang tertinggal ".
    Lalu mereka berkata : " Benar paduka, masih ada dua orang yang tertinggal, mereka ini ulama dari MAGHRIB, termasuk orang kaya, sering bersedekah pada kami, juga rutin berjamaah shalat fardhu ".
    " Bawalah mereka kemari ! ".
    Dan setelah mereka datang sang raja terperangah dan berkata : " Orang ini yang aku lihat dalam mimpiku ".
    Sang raja bertanya : ": Dari mana asal kalian berdua ?'".
    " Kami berdua dari maghjrib, datang kemari untuk menunaikan ibadah haji, lalu kami sengaja untuk singgah dikota MADINAH ini selama beberapa waktu ".
    " Jujurlah kalian padaku !, jangan berdusta ! ".
    Lalu mereka bersumpah bahwa mereka adalah orang asing yang ingin berziarah kemakam nabi MUHAMMAD.
    Lalu raja bertanya dimana rumahnya, masyarakat setempat memberi tahu letak rumahnya, ternyata rumahnya dekat sekali dengan HUJROH SYRIFAH (TEMPAT PEMBARINGAN RASULLALLAH ).
    Sang raja memerintahkan penangkapan dua orang tersebut dan menggeledah sendiri rumah mereka dan berkata : " Sungguh RASULULLAH tidak akan berdusta padaku ".
    diperiksanya rumah tersebut dengan sangat teliti, namun yang didapati adalah uang yang sangat banyak sekali, dan kitab kita ibeberapa lemari,dan tidak ada sedikitpun yang mencurigakan.
    Sementara diluar sana masyarakat memuji muji dua ulama tersebut, : " Mereka selalu berpuasa, selalu bersedekah , tidak pernah menolak siapapun yang datang meminta minta padanya, sellalu berziarah kemakam NABI, setiap hari sabtu selalu berziarah ke masjid QUBA' ".
    Hingga terheran heranlah sang raja : " SUBHANALLOH, tapi RASULULLAH tidak akan berdusta padaku ".
    Setelah pemandanga rumah tidak ada yang mencurigakan, mulai lah raja memukul mukul lantai dengan tongkatnya, ternyata pada suatu lantai sepertinya ada suara yang aneh dari yang lain, seperti ada suara kayu yang menutupi lobang, lalu beliau membuka alasnya, ternyata disitu ada lobang yang tertutup kayu, setelah kayu dibuka ternyata terlihat sebuah lobang yang menuju keHUJROH NABAWIYAH .
    Pada saat itulah orang orang terperangah, raja lantas bertanya lagi,: " Apakah kalian akan mendustaiku ".
    Sang raja lantas memukulnya dengan keras dan memaksa mereka untuk berterus terang.
    Lalu mereka merkata : " Kami sebenarnya adalah dua orang pendeta yang terpelajar, diutus oleh raja kami untuk mencuri jasad NABI kalian dan membawa jasadnya keMAGHRIB ".
    Sang raja lantas menangis dahsyat bersyukur telah berhasil menyelesaikan tugas ini ditangannya. Lalu memerintahkan algojo untuk memenggal kepala dua pendeta nasrani tersebut.
    Sang raja lalu memerintahkan masyarakat untuk menggali parit dan mengelilingkan ke MAKAM RASULULLAH lalu mengisinya dengan timah, lalu memanasinya hingga mencair.
    Hal ini agar tidak terjadi lagi pencurian jasad nabi MUHAMMAD.
    dari ktab NUZHATUN NADHIRIN LISSAYYID JAKFAR BIN ISMAIL AL MADANI

    Leave a Reply

    Shoutul Haromain FM

    follow me

    VISITOR

    free counters